Minggu, 03 Juni 2012

BAB I

1.      MASYARAKAT MISKIN YANG AKTIF SECARA EKONOMI DAN MASYARAKT SANGAT MISKIN
Kemiskinan datang dalam banyak bentuk dan menyebabkan banyak kerugian. Rakyat miskin mungkin menderita karena kekurangan makanan dan minuman, pengangguran atau kelangkaan pekerjaan, penyakit, pelakuan kejam, tidak mempunyai tempat tinggal, penurunan martabat, dan pencabutan hak memilih.
Walaupun semua orag seperti itu miskin berdasarkan standar lebih luas dari masyarakat, ada banyak perbedaan diantara mereka. Mereka yang sangat kekurangan makanan, pekerja paksa dengan bekerja penuh waktu hanya untuk membayar bunga pinjaman mereka, dan pengungsi terlantar adalah berbeda dari pada orang miskin yang mempunyai tanah sedikit, pekerjaan, atau usaha mikro, kecuali bahwa dalam banyak hal, yang belakangan suatu saat adalah yang terlebih dahulu, terkadang terjadi kebalikannya.
Walaupun terdapat banyak tingkat dan jenis kemiskinan, disini kita membedakan antara masyarakat sangat miskin dengan masyarakat miskin yang aktif secara ekonomi. World Bank mengartikan kemiskinan dahsyat sebagai hidup dengan 75 sen dolr per hari, sekitar 2 atau 3 orang yang terbilang miskin dengan standar $1 per hari tergolong miskin (World Bank, World Development Report 1990: Poverty).
Rakyat yang hidup dalam kemiskinan sangat parah berada dibawah tingkat sumber penghidupan minimum, termasuk mereka yang menganggur atau sangat kekurangan pekerjaan, seta mereka yang diupah sangat rendah sehingga daya beli mereka tidak memungkinkan memenuhi juklah kalori minimum untukk mengatasi kekrangan gizi.
Berdasarkan hasil pengamatan Amartya Sen, seorang pemenang adiah Nobel (1999), kemiskinan harus dilihat sebagai penghilangan beberapa kemampuan dasar daripada hanya penghasilan rendah.
Sebaliknya, istilah masyarakat miskin yang aktif secara ekonomi, secara umum digunakan untuk mempunyai semacam pekerjaan dan yang tidak sangat kekurangan makan atau melarat.
Perbedaan antara orang sangat miskin dengan orang miskin yang aktif secara ekonomi tidak sama persis. Rumah tangga pindah dari satu kategori ke kategori lain seiring lewatnya waktu. Orang yang memiliki keterampilan belum tentu mendapatkan pekerjaan. Persoalan ini bisa diperumit oleh jenis kelamin (gender), karena kaum wanita biasanya tidak bisa belajar keterampilannya dan tidak bisa keluar rumah.bahkan didalam satu rumah tangga tunggal, wanita mungkin lebih miskin dan lebih kekurangan gizi jika dibandingkan dengan pria.
Fasilits tabungan seringkali mempunyai permintaan lebih besar dibandingkan  dengan permintaan layanan kredit.
Perbedaan kritis dalam keuangan mikro komersial diantara masyarakat miskin adalah mereka yang membedakan orang miskin yang aktif secara ekonomi dari orang sangat miskin, dan orang miskin yang  mengambil bagian dalam enomi uang tunai dari yang tidak mengambil  bagian (beberapa pastoralis, beberapa ahli pertanian subsistem, dan para pemburu dan pemulung).

2.      Kumpulan Instrumen Pengentasan Kemiskian
Mengentaskan kemiskinan membutuhkan banyak instrumen, termasuk makanan, tempat berlindung, pekerjaan, layanan kesehatan dan keluaraga berencana (KB), jas keuangan, pendidikan, infrastruktur, pasar dan komuikasi.
Kredit adalah suatu instrumen yang kuat yang digunakan secara efektif ketika disediakan untuk yang layak kredit diantara masyarakat miskin yang aktif secara ekonomi yang mengambil bagian sedikitnya dalam sebagian ekonomi uang tunai-semua orang dengan kemampuan untuk menggunakan kredit dan kemauan untuk membayar kembali.


Penyediaan kredit untuk  rakyat sangat miskin dan subsidi kredit untuk rakyat miskin yang aktif secara ekonomi-adalah seperti coba mebangun rumah dengan gergaji untuk memaku dan obeng untuk memotong papan.
3.      Pendekatan Sistem Keuangan dan Pendekatan Pemberian Kredit Kemiskinan: Jalan Bercabang Dua
Keuangan mikro tahun 1990an ditandai oleh silang pendapat diantaradua pandangan terkemuka: pendekatan sistem keuangan dan pendekatan pemberian kredit kemiskinan.
Lembaga seperti BRI dan BancoSol telah membuktikan bahwa jangkauan luas kepada nasabah miskin yang aktif secara ekonomi dapat dicapai tanpa pemberian subsidi terus menerus.
Membangun lembaga-lembaga yang berkelanjutan memungkinkan para donor untuk memaksimalkan jangkauan dana merea yang langka.
Pertemuan kredit mikro tingkat tinggi yang kedua diadakan di New York pada tahun 1998. Namun ini adalah pertemuan kredit mikro tingkat tinggi,bukan pertemuan keuangan mikro tingkat tinggi, perbedaannya penting sekali. Pandangan yang dihasilkan pertemuan tingkat tinggi bermaksud baik. Namun apabila pengentasan kemiskinan dalam skala besar adalah tujuannya, maka milyaran dolar yang diperuntukkan bagi portofolio pinjaman kredit mikro seharusnya dapat dibelanjakan dengan lebih efektif. 4 isu dapat disorot:

·         Pangan adalah kebuuhan universal, kredit tidak demikian. Tidak semua orang miskin membutuhkan atau menginginkan pinjaman.
·         Dai sudut pandang pengentasan kemiskinan, dana yang dihimpun untuk membiayai portofolio kredit mikro di negara berkembang dapat dimanfaatkan lebih baik dengan cara-cara lain.
·         Bagi banyak rakyat termiskin didunia, maka layanan tabungan sukarela yang dirancang secara tepat merupakan instrumen pengembangan yang lebih penting dan sesuai dibandingkan denan kredit.
·         Dimana keberdaan lembaga yang memenuhi syarat untuk menangani kenaikan besar dalam volume pembeerian kredit yang diproyeksi oleh pertemuan kredit mikro tingkat tinggi – dari perkiraan antara  8 juta debitur pada tahun 1997 sampai 100 juta debitur pada tahun 2005? Hampir semua program kredit mikro saat ini adalah dalam lembaga kecil, yang tidak dikenai pengaturan dan pegawasan.
Lembaga keuangan mikro komersial yang mandiri membiayai portofolio keuangan mikro secara komersial, yang memungkinkan mereka melipat gandakan jangkauan dengan mengikuti modal tambahan.
Revolusi keuangan mikro sangat dipercepat oleh revolusi informasi yang berkembang secara bersamaan. Secara menyeluruh, pendekatan pemberian kredit kemiskinan merupakan dilema mendalam bagi pemerintah, lembaga keuangan mikro, donor, dan lain-lain. Ini karena keuangan mikro telah mencapai jalan bercabang dua. Revolusi keuangan mikro,yang sebagian besar didasarkan pada pendekatan sistem keuangan, dan agenda pemberian kredit kemikinan, yang sebagian besar didasarkan pada penghapusa kemiskinan melalui kredit, telah memulai bergerak kearah yang berbeda.

1 komentar:

  1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus